24.9.08

THE SIXTH SENSE scene 7

INT. RUMAH MALCOLM – MALAM

Rumah itu remang-remang. Malcom menyalakan lampu gang.


MALCOLM
Ini aku.


Dia berhenti sebelum sebuah tumpukan surat berada di atas meja kecil. Dia melihatnya dengan nanar. Hampit setiap amplop memiliki penanda “peringatan terakhir” atau “lewat waktu”




18.9.08

THE SIXTH SENSE scene 6

INT. GEREJA - SIANG
Hanya beberapa orang duduk dan berdoa dalam barisan bangku berbahan kayu ek. Malcolm meneliti ruangan yang megah dan menemukan yang dicarinya ada di barisan belakang. Dia berpindah dari gang tengah menuju belakang. baca...



9.9.08

THE SIXTH SENSE scene 4-5

EXT. BANGKU – SORE
Tulisan “DUA TAHUN KEMUDIAN” muncul. (pada film tulisan yang muncul adalah “MUSIM GUGUR BERIKUTNYA”

Seorang laki-laki membolak-balik folder file di pangkuannya. Catatan yang ditulis tangan mengisi setiap baris. Di bagian atas tertulis “Vicent Gray, usia 10 tahun, menghubungi 19 Januari 1989.” Laki-laki itu menunjuk nama tersebut dengan sangat takjub. Sekilas dia melihat halaman itu. Tertulis “.. Kecemasan Akut” “.. Terisolasi secara sosial” “.. Gangguan jiwa” “.. Status orang tua – bercerai” “.. Kesulitan berkomunikasi antara ibu dan anak” Laki-laki itu membalikkan kertas. Pada halaman baru dia membaca, “Cole Sear, usia 8 tahun, menghubungi pada September 1998.”

selanjutnya


5.9.08

THE SIXTH SENSE scene 3

INT. RUANG TIDUR – MALAM
Dua bayangan tertawa muncul di pintu ruang tidur. Mereka mencoba menyalakan lampu. Lampu tidak menyala.

MALCOLM
Lampunya mati.


selengkapnya...